Jumat, 14 Januari 2011

HP Cina Merajai penjualan pada tahun 2010

Pemberlakuan ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) berimbas pada penurunan harga handphone (HP) Cina di pasar Indonesia hinggase-puluh persen. Didukung inovasi teknologi dan harga yang kian terjangkau, HP Cina dipastikan merajai penjualan HP sepanjang 2010."Bea masuk nol persen membuat harga HP Cina berbagai merek turun sampai sepuluh persen," ujar Direktur Lexus Mobile, Agusly di Bandung, Sabtu (9/1).
Dengan sifat masyarakat yang sensitif terhadap harga, kata Agusly, menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial bagi HP Cina. Dipastikan, pada 2010 HP Cina menjamur."Tahun ini sejumlah merek baru HP Cina siap masuk ke Indonesia. Sementara merek-merek yang sudah ada dipastikan akan terus menggenjot pertumbuhan penjualan. Lexus sendiri menargetkan pertumbuhan penjualan hingga lebih dari dua kali lipat," tuturnya.Pada 2009, menurut dia, penjualan Lexus di tanah air mencapai 15.000-20.000 unit per bulan. Tahun ini penjualan ditargetkan menembus angka 50.000 unit per bulan, dengan menggunakan strategi utama bundling untuk meningkatkan brand awareness. "Selain membuka pasar sendiri, kamijuga akan merebut pasar kompetitor, seperti Nokia dan merek terkenal lain yang market share-nya terus turun," kata Agusly saat merilis bundling HP Lexus L61 dan L88 dengan Indosat di Jl. Ir. H. Djuanda Bandung, Sabtu (9/1).
Ditambahkan, volume penjualan terbesar HP Cina berada pada produk dengan kisaran harga di bawah Rp 1 juta. Kontribusi penjualan mencapai delapan puluh persen.Prediksi meledaknya HP Cina di tanah air sepanjang 2010 juga diungkapkan Chief of Sharing Vision Lembaga Riset Telematika, Dimitri Ma-hayana. Menurut dia, ledakan penjualan HP Cina akan tampak April mendatang."HP Cina akan semakin gencar mengadaptasi teknologi smartphone ternama, mulai dari BlackBerry, iPho-ne, sampai ponsel Google Android, serta dilengkapi sejumlah teknologi pendukung, seperti mobile TV. Dengan harga yang jauh lebih murah, HP Cina akan semakin laris di pasaran. Keberadaan ACFTA menjadi pendukung," tutur Dimitri.Jauh sebelum ACFTA diberlakukan, HP Cina sudah banyak diminati, seiring dengan semakin booming-nya
Blackberry dan layanan data. Sepanjang 2010, tren tersebut dipastikan akan berlanjut. Bahkan, Dimitri memperkirakan, HP Cina akan menjadi backbone pertumbuhan layanan data tahun ini.Pada akhir 2009, market share HP Cina berbagai merek di tanah air sudah mencapai sembilan belas persen. Kondisi ini menempatkan HP Cina berbagai merek di urutan kedua, setelah Nokia. Rata-rata, setiap tahunnya pertumbuhan HP Cina bisa mencapai lebih dari lima persen..Menurut pengakuan sejumlah pedagang di BEC dan Be Mall, saat ini perbandingan penjualan HP Cina dan merek ternama lain sudah mencapai 31. Pramuniaga Dukomsel, Gani mengatakan, konsumen menyukai HP qwerty yang bisa digunakan untuk chatting dengan harga di bawah Rp 1 juta.Tingginya minat konsumen terhadap HP Cina yang meng-dopsi teknologi smartphone juga diakui Head of West Java Region PT Indosat, Asep Suhendi. Inilah, menurut Asep, yang menjadi alasan kian seringnya Indosat menggarap program bundling dengan HP Cina. (A-15O)*"

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger