JAKARTA Penjualan telepon seluler (ponsel) di Tanah Air selama Juli-Agustus 2010 meningkat 20% didorong oleh kenaikan permintaan masyarakat yang akan menggunakan perangkat terbaru pada saat Lebaran. Richard Susilo, Product Marketing Head LG Mobile Communication, mengungkapkan total penjualan ponsel pada Juli mencapai 1,8 juta unit, lebih tinggi dari prediksi rata-rata penjualan tahun ini sebanyak 1,7 juta unit per bulan.
"Penjualan sempat turun pada Juni menjadi sekitar 1,6 juta unit, tetapi menginjak semester II yang bertepatan dengan momentum jelang Lebaran, terlihat pertumbuhan yang signifikan. Pelaku pasar optimistis hal ini akan bertahan hingga akhir tahun." ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Menurut Richard, ponsel dengan keyboard qwerty masih menjadi pilihan utama konsumen dengan kontribusi terhadap penjualan mencapai lebih dari 50%, sedangkan ponsel layar sentuh terus meningkat hingga meraih pangsa 10% dari total penjualan. Khusus ponsel LG. dia optimistis penjualan pada semester n akan lebih baik dibandingkan dengan semester sebelumnya sehingga diharapkan bisa meningkatkan penetrasi pasar produk itu menjadi di atas 10% dari total pasar ponsel nasional.
Presiden Direktur Global Teleshop Djatmiko Wardoyo mengakui volume penjualan ponsel selalu meningkat setiap Juli dalam 4 tahun terakhir ini. Menurut dia, masa liburan sekolah yang berdekatan dengan momentum menjelang Lebaran menjadi pendorong peningkatan penjualan ponsel sepanjang Juli dan Agustus.
"Kenaikan penjualan mencapai 25% dibandingkan dengan bulan lainnya. Momentum Lebaran biasanya mendongkrak penjualan secara signifikan dipicu tingginya keinginan pemudik untuk menunjukkan kesuksesannya merantau ketikapulang ke kampung halaman." ujarnya.
Dominasi smartphone
Djatmiko mengungkapkan ponsel pintar [smartphone) mendominasi penjualan sepanjang bulan puasa di Global Teleshop, yakni BlackBerry di posisi teratas diikuti ponsel merek lain, seperti Nokia. "Khusus ponsel dengan harga di bawah Rpl juta per unit, ponsel China merek lokal masih menguasai pasar," katanya.
Dia memaparkan penjualan Black-Bern keluaran Research in Motion (RIM) rata-rata berada di kisaran 8.000-10.000 unit per bulan sejak awal tahun ini. Adapun, merek lama sudah tidak terlalu dominan meskipun masih menguasai pasar ponsel secara keseluruhan. Menurut Djatmiko, produk pendatang baru berpotensi mengalahkan penjualan iPhone dan BlackBerry di Indonesia.
"Amerika Serikat sebagai kiblat ponsel yang tren di Indonesia kini sudah 30% pangsa pasarnya dikuasai oleh Google Android, tinggal sekarang lihat kapan mulai masuk ke sini," ujarnya. Berdasarkan data Gartner, penjualan ponsel global sepanjang kuartal 11/ 2010 mencapai 325.6 juta unit atau naik 13,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada periode itu, ponsel pintar berhasil menguasai 19% dari total pangsa pasar ponsel, setelah mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 50,5% dibandingkan dengan kuartal II tahun lalu, tfita. indah@bisnis.co.id)
Jumat, 14 Januari 2011
Pejualan ponsel Juli-Agustus naik 20%
00.53
s'Lalu nUMpunkz


0 komentar:
Posting Komentar